Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A12

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A12

Meetgrindrbook – Apakah Anda puas dengan fungsi yang ditawarkan Samsung Galaxy A11? Nah, di penghujung tahun 2020 ini, sederet penerus bernama Samsung Galaxy A12 lahir dan menyita perhatian banyak penggemar Samsung.

Masuk ke jajaran Galaxy A series tentunya bisa dibandrol dengan harga yang sangat murah mulai dari Rp 2,5 jutaan. Meski murah, ternyata ada beberapa keunggulan dan aspek utama yang layak dibahas. Apakah Anda ingin tahu sesuatu? Simak kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A12 mendatang!

Kelebihan Samsung Galaxy A12

Menurut Anda, apa yang menanti Anda di Galaxy A12? Apakah ponsel ini pantas mendapatkan perhatian yang begitu besar dari para pecinta gadget? Untuk mengetahui jawabannya, langsung saja simak poin keuntungannya di bawah ini.

1. RAM dan memori internal super besar

Jika ingin menyebutkan salah satu keunggulan utama yang paling banyak diiklankan di HP ini, tentu saja kapasitas memori internalnya. Pasalnya, dengan harga Rp 2,5 juta, Galaxy A12 hadir dengan kapasitas penyimpanan 128 GB dan RAM 4 GB.

Seperti varian lain yang lebih mahal, perangkat ini masih menawarkan kapasitas internal 128 namun kini hadir dengan RAM 6 GB. Seperti yang kita ketahui, jenis memori internal yang didatangi ponsel ini adalah eMMC 5.1.

Selain memori internal, terdapat juga tiga slot kartu untuk menampung dua kartu SIM dan satu memori eksternal. Terlepas dari itu, dalam hal memori, Galaxy A12 adalah pilihan yang lebih baik.

2. Kamera quadruple kualitas 48 MP

Tak jarang HP dibanderol dengan harga Rp 2 jutaan dan dibekali kamera beresolusi tinggi. Galaxy A12 membuktikannya berbeda dari yang lain, dengan pengaturan empat kamera 48 MP yang disusun dalam modul persegi di sudut kiri atas.

Tentu saja, lensa 48 MP ini tidak tampil sendiri, ditemani tiga lensa lain yang mencakup fungsi makro 2 MP, kamera ultra lebar 5 MP, dan sensor kedalaman 2 MP. Dengan cara ini, Anda juga dapat menghasilkan foto dengan sudut lebar, memotret objek yang sangat dekat, dan foto dengan efek blur latar belakang.

3. Baterai tahan lama 5000 mAh

Meski merupakan seri Galaxy A, ponsel ini tetap menawarkan kapasitas baterai yang cukup besar. Padahal, seperti yang sering terjadi, baterai jumbo umumnya lebih identik dengan seri Galaxy M. Galaxy A12 dengan baterai LiPo berkapasitas 5.000 mAh menawarkan waktu penggunaan yang cukup lama, baik untuk menonton YouTube. , bermain permainan. Hanya bicara. .

Ya, kapasitas 5.000mAh bukanlah hal baru untuk menghormati jajaran produk smartphone murah di Indonesia. Penggemar Samsung tidak selalu harus mencari jalan keluar setiap kali pergi ke suatu tempat. Perusahaan asal Korea Selatan ini mengklaim bahwa pemutaran audio bisa memakan waktu hingga 109 jam. Seperti penggunaan normal sehari-hari, perangkat ini dijamin hingga satu hari penuh.

Klaim untuk masa pakai baterai juga telah diuji. Laman GSM Arena telah menguji baterai Samsung Galaxy A12. Menurut mereka, hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu penggunaan web browsing adalah 16 jam 18 menit, atau 31 jam penggunaan ponsel 3G. Samsung Galaxy A12 juga berhasil meraih skor daya tahan yang cukup baik, yakni 123 jam.

Kekurangan Samsung Galaxy A12

Ponsel mewah apa pun pasti memiliki kekurangannya, termasuk Samsung Galaxy A12. Agar tidak salah, berikut adalah kekurangannya.

1. Resolusi layar masih HD Plus

Memiliki ponsel layar lebar bukan lagi impian. Hampir semua ponsel bermerek ternama telah dihadirkan dengan layar yang lebih besar dari 6,5 inci. Termasuk Samsung Galaxy A12 yang memiliki ukuran layar 6,5 inci meski masih menggunakan resolusi HD Plus.

Layar dengan resolusi sebesar ini tentu tidak mampu menghasilkan tampilan konten sejernih Full HD Plus. Hal ini cukup aneh, padahal banyak ponsel Rp 2 juta yang membuang resolusi HD Plus untuk menunjukkan ketajaman yang merusak tampilan, misalnya seperti Redmi Note 9.

2. Performa Chipset Kurang Memuaskan

Ingin memainkan game berat di ponsel Samsung Galaxy A12 ini? Anda mungkin akan sedikit kecewa, karena performanya tidak memadai dibandingkan dengan ponsel lain. Di sisi trek, perangkat bekerja dengan Helio P35, yang setara dengan seri Snapdragon 600.

Tenaga yang dihasilkan oleh chipset tidak cocok untuk game-game yang sangat haus daya saat ini, misalnya PUBG Mobile dan Genshin Impact. Berdasarkan benchmark, Galaxy A12 hanya mendapat skor 103.000 (AnTuTu v8).

Chipset Helio P35 sendiri menyertakan prosesor delapan inti yang merupakan gabungan dari dua cluster ARM Cortex A53. Ya, tidak dilengkapi dengan kernel ARM Cortex A7X, yang menunjukkan bahwa chipset ini belum siap untuk digunakan di game-game berat.

3. Pengisian baterai cepat 15W

Baterai besar tentu membutuhkan waktu lebih lama untuk terisi penuh. Namun khusus untuk kasus Galaxy A12, waktu pengisiannya terlalu lambat untuk kapasitas yang dimilikinya. Ponsel ini dilengkapi dengan adaptor daya 15W. Menurut pengujian GSM Arena, fitur pengisian cepat ini tampaknya tidak dapat mengisi daya dengan cukup cepat.

Dengan mengisi daya selama 30 menit, ponsel hanya mendapat daya nol hingga 20%. Dan ketika Anda ingin mengisi penuh, itu akan memakan waktu sekitar 3 jam. Akibatnya, konsumen yang menjalani gaya hidup serba cepat mungkin merasa bosan dengan Galaxy A12 ini. Suka tidak suka, ponsel hanya ideal saat diisi daya semalaman.

4. Tidak ada mode malam

Sudah sewajarnya ponsel dijadikan sebagai media fotografi yang handal. Namun, jika kondisi pencahayaan gelap, hasil foto umumnya tidak akan maksimal. Untuk alasan ini, beberapa ponsel dilengkapi dengan mode malam, sehingga foto dapat terlihat lebih cerah dengan tetap mempertahankan ketajaman yang baik bahkan di malam hari.

Sayangnya, fitur night mode pada kamera Samsung Galaxy A12 tidak dapat Anda temukan. Jadi jika Anda berencana untuk melakukan pemotretan bersama teman-teman, pastikan untuk membawa pencahayaan ekstra atau mengubah jadwal menjadi siang hari.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru

Anda mungkin juga suka...